Fire Handling Drill Training

9 05 2009

Wah sudah lama sekali tida posting hehe.Knapa ? jawabanya simple lupa password. (aneh ya :) ) dan satu lagi email students.itb.ac.id nya eror .Tapi Alhamdulillah bisa masuk lagi.2 minggu yang lalu sempet ikut  “Fire handling Drill Training” yang diadain oleh QHSE Departement, lumayan seru dan banyak pengetahuan yang di dapat.2

Baik mari kita diskusikan dulu tentang teori api.Dalam dunia pemadam kebakaran (fire fighting) ada yang dimaksud dengan segitiga api (bukan segitiga biru lho ya :P ). Apa saja kah itu?

  • Oksigen (O2)

Nah komponen pertama dalam segitiga api adalah O2 atau lebih sering dikenal dengan oksigen.Api tidak mungkin menyala jika tidak ada oksigen. Jadi jika terjadi kebakaran di carilah cara supaya oksigenya jadi tidak ada dan api bisa padam

  • Kalor

Komponen yang kedua adalah kalor atau panas, sumber panas ini bisa banyak sekali contohnya korek api, puntung rokok, arus pendek dll.Sumber-sumber panas ini berada di sekeliling kita. Jika diperlakukan dengan benar, maka akan membantu dalam kehidupan kita tapi jika kita salah menggunakanya maka berakibat bagi kita dan lingkungan

  •  Bahan Bakar

Yang terakhir adalah bahan bakar, bisa berupa benda cair, padat ataupun gas.Nah contoh yang mudah adalah bensin.Sama halnya dengan sumber kalor, bahan bakar juga jika kita gunakan dengan bijak (wise) sangat mebantu kehidupan kita.Coba tidak ada bahan bakar, wah bisa jalan kaki terus kita kemana-man pegel khan :P

Jika ketiga komponen tersebut bertemu maka terjadilah api.Nah pertanyaanya, jika salah satu dari komponen tersebut hilang apakah masih bisa timbul api? jawabanya jelas tidak.Teori inilah yang digunakan oleh teman-teman pemadam kebakaran (fire fighter) untuk memadamkan api.

Bapak-bapak pemadam kebakaran menghilangkan kalor dengan cara menyemprotkan air ke sumber api, jadi salah satu komponen dari segitiga api dihilangkan, harapanya api bisa padam.Ada juga alat yang dinamakan dengan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang biasa kita lihat di kantor-kantor atau mall, bentuknya kecil mungil warna merah seperti ini

1

 Alat ini di dalamnya berisi serbuk yang dapat menutupi sumber api sehingga tidak ada kontak dengan udara, alat ini bekerja dengan menghilangkan komponen yang pertama yaitu oksigen sehingga api bisa padam.Oh iya alat ini hanya cocok untuk tipe kebakaran A, B, dan C aja.Apakah itu tipe kebakaran A, B, dan C?

  • Tipe A : kebakaran benda padat seperti kayu, kertas, dll
  • Tipe B : kebakaran benda cair, bensin misalnya
  • Tipe C : kebakaran gas
  • Tipe D : kebakaran logam, biasanya ini khusus terjadi di industri-industri logam

3

Selama training kita belajar menggunakan APAR, caranya simple tarik segel terus tekan katupnyalalu  di semprotkan ke sumber api dengan jarak kurang lebih 3-5 m dari sumber api.Satu hal yang paling penting jangan PANIK !.Usahakan tetap tenang, bagaimana caranya supaya tidak panik? kita harus banyak latihan sehingga percaya diri untuk menghadapi hal terburuk.

oke

Keep Healthy and Safety

Ps : Terimaksih kepada bapak-bapak pemadan kebakaran dari Fire Brigade Jakarta selatan yang telah berbagi ilmu dengan kami.Jangan bosen-bosen jika kami minta tolong ya pak.


Actions

Information

2 responses

19 05 2009
Billy Koesoemadinata

yang pasti sih, a.. kalo lagi kebakaran gitu, dan bukan termasuk FRT (fire rescue team) mending ngaburrr ajah.. :D

19 05 2009
pian nopiana

hehe…sebelum ngabur jangan lupatelpon dulu fire brigadenya bil.

Leave a comment